WANGGUDU — Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, S.H., M.H., terus mengawal percepatan penanganan persoalan kelistrikan di wilayah Konawe Utara.
Upaya tersebut dilakukan melalui rapat konsultasi bersama General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, di Kantor UID Sulselrabar, Makassar, Selasa (8/9/2026).

Dalam pertemuan itu, peningkatan kapasitas listrik di Konawe Utara menjadi salah satu pembahasan utama. PLN menyiapkan tambahan kapasitas sebesar 10 megawatt (MW) yang akan ditempatkan di wilayah Langgikima.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan peralatan pendukung, termasuk trafo, telah dipesan dan saat ini sudah berada di Indonesia.
“Trafo sudah dipesan dan sudah berada di Indonesia. Target instalasi Oktober 2026. Saat ini sedang dilakukan proses mobilisasi, termasuk pengurusan dokumen untuk pergeseran dari Pulau Jawa ke Sultra,” kata Edyansyah.
PLN menargetkan proses instalasi peningkatan kapasitas listrik tersebut dapat rampung pada Oktober 2026.
Bupati Ikbar berharap seluruh tahapan, mulai dari mobilisasi hingga pemasangan instalasi, dapat berjalan cepat dan sesuai target.
Menurutnya, peningkatan kapasitas listrik sangat penting untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di Konawe Utara.
“Kami berharap proses pemasangan instalasi dapat berjalan cepat sehingga masyarakat Konawe Utara dapat memanfaatkan tegangan listrik yang normal,” ujar Ikbar.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran PLN atas komitmen dalam menangani kebutuhan kelistrikan di Konawe Utara.
Ia menegaskan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dan mengawal proses tersebut agar peningkatan kapasitas listrik dapat direalisasikan sesuai target.
Dalam rapat konsultasi tersebut, Bupati Konawe Utara didampingi Kepala Bapperida Konawe Utara, La Ode Muhaimin, dan Kepala Bagian Umum, Sutriawan.
Redaksi






















