WANGGUDU — PT Bumi Konawe Minerina (PT BKM) terus memperkuat kontribusinya dalam pengembangan sumber daya manusia melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program PIJAR (Profesional Industri Mengajar) yang menghadirkan tenaga profesional dari dunia industri sebagai guru tamu bagi siswa SMK Negeri 1 Konawe Utara.

Kegiatan belajar bersama tersebut berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa, 28–29 September 2026, di SMK Negeri 1 Konawe Utara. Peserta kegiatan merupakan siswa jurusan Geologi dan Pertambangan yang mendapatkan kesempatan untuk belajar langsung dari praktisi yang memiliki pengalaman di bidangnya.
Dalam kegiatan tersebut, PT BKM menghadirkan Eko Suproyatno, ST, selaku Superintendent Geology PT BKM, serta Moses Manurung, ST, selaku Manager PT BKM, sebagai guru tamu.
Kehadiran para praktisi industri ini memberikan ruang bagi siswa untuk tidak hanya memperoleh pembelajaran secara teori, tetapi juga mengenal lebih dekat pengalaman, pengetahuan, serta gambaran mengenai dunia kerja di bidang pertambangan dan geologi.
Program PIJAR merupakan bagian dari pelaksanaan PPM PT BKM pada pilar pendidikan. Melalui program ini, perusahaan menghadirkan profesional dari dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) ke lingkungan sekolah untuk berbagi ilmu, pengalaman, serta wawasan kepada para siswa.
Program tersebut telah berjalan secara rutin selama kurang lebih satu tahun sejak 2025 dan dilaksanakan berdasarkan kerja sama melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara manajemen PT BKM dengan SMK Negeri 1 Konawe Utara.
Kepala Teknik Tambang PT BKM, Ir. Yovi Fajar Tindangen, mengatakan program PIJAR merupakan salah satu bentuk nyata keterlibatan perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Konawe Utara.
“Program PIJAR PT BKM merupakan wujud konkret peran langsung perusahaan dalam misi meningkatkan SDM dan memberikan motivasi para pelajar sekolah,” ujar Yovi.
Menurutnya, keterlibatan praktisi industri di lingkungan sekolah diharapkan dapat memberikan perspektif yang lebih luas kepada siswa mengenai kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.
Dengan adanya program tersebut, PT BKM berharap para siswa SMK Negeri 1 Konawe Utara, khususnya jurusan Geologi dan Pertambangan, dapat semakin memahami keterkaitan antara ilmu yang dipelajari di sekolah dengan penerapannya di dunia industri.
Program PIJAR juga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang berkelanjutan antara dunia pendidikan dan dunia industri, sekaligus mempersiapkan generasi muda agar memiliki pengetahuan, wawasan, dan kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja.(Red)






















